TENGGARONG, iNewsBengkuluUtara.id - Sadis, seorang suami nekat bakar hidup-hidup istrinya di depan sang anak.
Ketika api membakar tubuh korban, pelaku bahkan dengan sengaja mengurungnya di dalam kamar.
Kejadian nahas ini menimpa Elis (40) warga Kota Tenggarong, Kutai Kartanegara. Dia dibakar hidup-hidup oleh suaminya, Pujiono (44) Rabu (12/7/2023) sekitar pukul 14.00 WITA di rumahnya.
Aksi pembakaran itu bahkan dilakukan di depan anaknya.
Kronologi kejadian menurut Kapolsek Tenggarong AKP Purwo Asmadi, peristiwa ini berawal saat pelaku Pujiono ribut besar dengan istrinya soal penjualan rumah.
Rupanya, pelaku ingin menjual rumah yang mereka tempati, namun hal itu tak disetujui oleh sang istri. Jika suami tetap nekat, korban pun berencana umtuk mengungsi ke rumah kerabatnya.
"Pelaku bersikeras menjual dan mengancam akan membakar rumah tersebut. Tapi istrinya menolak hingga bertengkar hebat," ujar AKP Purwo dalam keterangannya dikutip Sabtu (15/7/2023).
Nahas saat korban akan pergi mengungsi, pelaku yang terbakar emosi saat kembali ke rumah, pelaku langsung menyiramkan bensin ke tubuh sang istru dan menyulut korek api.
Anak korban ternyata melihat kejadian tersebut. Bukannya merasa kasihan, pelaku malah mengurung istri dan anaknya di dalam kamar.
Api pun dengan cepat membesar. Selain membakar tubuh istri, api itu juga membakar habis rumah mereka yang ada di Jalan Gerbang Dayaku Gang Nanas Desa Rapak Lambur, Tenggarong.
Beruntung, korban berteriak minta tolong dan berhasil diselamatkan oleh tetangganya. Korban mengalami luka bakar hingga 90 persen. Sementara rumah mereka hangus tak bersisa.
Setelah bakar istri hidup-hidup, Pujiono langsung melarikan diri.
Unit Reskrim Polsek Tenggarong dan Tim Alligator Polres Kukar kemudian melakukan pengejaran. Pelaku akhirnya berhasil diringkus di Jalan Gunung Gandek pada Kamis (13/7/2023).
Saat diinterogasi, pelaku mengaku panik dan ketakutan setelah membakar istri dan rumahnya. Dia kemudian kabur dengan berjalan kaki dari Rapak Lambur ke Loa Tebu.
Pelaku selanjutnya menumpang mobil ke Jalan Mangkurawang. Dia juga sempat menginap di Terminal Tenggarong.
Selain itu, Pujiono juga sempat membeli sepeda motor yang rencana akan digunakannya untuk melarikan diri.
Namun, rencananya gagal total karena keburu dialtangkap oleh tim Unit Opsnal Polres Kukar di Jalan Gunung Gandek.
Kini pelaku diamankan dan di bawa ke Polsek Tenggarong untuk diproses hukum lebih lanjut.
Editor : Hikmatul Uyun