Bengkulu Utara,iNewsBengkuluUtara.id Kerusakan parah pada lantai jembatan penghubung Desa Suka Makmur, Kecamatan Giri Mulya dengan Desa Air Sebayur, Kecamatan Pinang Raya, mendapat respons cepat dari pihak perusahaan swasta terbesar di Kabupaten Bengkulu Utara.
Rabu (6/5/2026), puluhan kendaraan dilaporkan sempat terjebak akibat lantai jembatan yang ambrol dan lapuk.
Berdasarkan pantauan di lapangan, bagian ujung jembatan yang terbuat dari kayu itu jebol setelah struktur lantainya tidak mampu lagi menahan beban kendaraan.
Peristiwa ini menyebabkan kemacetan panjang dan mengganggu aktivitas warga yang sehari-hari menggunakan jalur tersebut untuk mengangkut hasil bumi dan kebutuhan pokok.
Menanggapi kejadian itu, PT Sandabi Indah Lestari (SIL) Group bergerak cepat dengan mengerahkan tim teknis dan material untuk melakukan perbaikan darurat.
Sultan Syahril, Manager External Affairs SIL Group, menjelaskan bahwa pihaknya bersama tim datang setelah melihat kondisi jembatan yang viral di masyarakat.
"Akses jembatan ini kemarin viral di media sosial, lantaran lantainya jebol. Kami pun langsung turun tangan. Kami hadir untuk percepatan perbaikan jembatan, dengan harapan akses mobilitas warga di jembatan tersebut kembali lancar," ujar Sultan Syahril di lokasi, Kamis (7/5/2026).
Tim SIL Group terlihat langsung membongkar lantai kayu yang rapuh dan menggantinya dengan lantai berupa papan yang lebih kokoh.
Menggunakan anggaran CSR peduli, Proses perbaikan dilakukan secara gotong-royong namun tetap mengutamakan keselamatan dan kekuatan struktur.
“kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat untuk menunjang kelancaran aktivitas warga,” pungkasnya. (ADV)
Editor : Ismail Yugo
