Bengkulu Utara,iNews Bengkulu Utara.id- Agus Prasetyo, warga Desa Tanah Tinggi, Kecamatan Padang Jaya, berikan klarifikasi resmi atas perbuatannya yang dinilai merusak citra salah satu Dapur SPPG, Senin (18/5/2026).
Pria kelahiran Ambarawa, Jawa Tengah ini, meminta maaf kepada pihak Dapur SPPG Marga Sakti, atas sejumlah kegaduhan atas pemberitaan media online lokal.
Mengundang sejumlah wartawan, Agus Prasetyo mengiring informasi negatif. Tujuannya, agar dimuat di laman pemberitaan dan aktivitas dapur dihentikan.
Hari berganti, waktu berjalan, pihak Dapur SPPG Marga Sakti melakukan perlawanan. Sejumlah titik lemah Agus diungkap, datanya diserahkan kepada Yayasan tingkat Pusat.
Dalam data transaksi yang disodorkan pihak Dapur SPPG Marga Sakti, pihak pengelola telah membayar kewajiban kepada pihak yayasan, hingga ratusan juta.
Dana ini dititipkan kepada Agus Prasetyo sebagai ketua Yayasan Pelita Prabu Nusantara, Kabupaten Bengkulu Utara.
Namun, sebagian besar dana ini masuk ke kantong pribadi. Usai terkuak, Agus dipecat diminta mengembalikan dana yang disikat, atau diseret ke aparat.
"Saya memohon maaf kepada pihak pengelola Dapur SPPG Marga Sakti. Serta kepada pihak yayasan. Saya akan bertanggung jawab," sesal Agus kepada media ini.Dirinya berjanji tak akan mengulangi perbuatan serupa dikemudian hari.
"Tolong dimuat yang mas. Sekali lagi saya meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi. Saya doakan semoga Dapur SPPG Marga Sakti terus memberikan yang terbaik untuk masyarakat," harapnya.
Editor : Ismail Yugo
Artikel Terkait
