Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : SMSI Bengkulu Audiensi dengan Kapolda
Advertisement . Scroll to see content

Kasus dugaan Kebejatan Ayah Kandung di Bengkulu Utara dinilai Mangkrak, Warga Geram

Kamis, 22 Februari 2024 | 21:46 WIB
  • author Ismail Yugo
Kasus dugaan Kebejatan Ayah Kandung di Bengkulu Utara dinilai Mangkrak, Warga Geram
Ilustrasi.iNewsBengkuluUtara.id/Ismail Yugo

BENGKULU UTARA,iNewsBengkuluUtara.id - Kasus dugaan kebejatan ayah kandung kepada anaknya di Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, dinilai mangkrak, Kamis (22/2/2024).

Hingga saat ini, kasus yang telah menjadi buah bibir masyarakat dalam satu bulan terakhir belum mendapatkan tindakan lebih lanjut.

"Siap, sedang kami diskusikan dengan rekan-rekan bang," kata Imran, Lembaga Perlindungan Anak Indonesia Provinsi Bengkulu.

Pihak keluarga yang bertempat tinggal di Desa dengan icon tugu garuda, kompak mengunci rapat atas dugaan kebejatan yang dilakukan oleh ayah kandung ini.

Sementara itu, kepada media ini sejumlah warga mengaku geram atas kasus kasus dugaan kejahatan anak dibawah umur yang dinilai membeku.

"Warga tempat pelaku tinggal banyak ngadu sama saya. Mereka akan bertindak anarkis namun  saya terus redam," kata sumber media ini.

Senada, melalui jaringan pribadi media sosial, salah satu warga lainnya mengatakan, jika warga telah geram atas dugaan aksi bejat ayah kandung ini.

"Sudah di proses hukum belum bang, warga sudah geram soalnya," tulisnya.

Terpisah, kepolisian terus melakukan upaya pendekatan kepada keluarga korban untuk melaporkan dugaan kasus ini.

"Kemarin korban udah dibujuk supaya bikin LP tapi belum mau," kata Kasat Reskrim Polres Bengkulu Utara, Polda Bengkulu, AKP Ardian Yunnan Saputra.

Selain lakukan pendekatan terhadap keluarga korban, Kepolisian akan berkordinasi dengan Dinas PPA, agar dapat ikut turun menyikapi temuan kasus ini.

 

 

Editor: Ismail Yugo

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut