BENGKULU UTARA,iNewsBengkuluUtara.id – Rencana pemasangan Listrik Desa (Lisdes) di Dusun III, Desa Tanjung Kemenyan, Kecamatan Napal Putih, kini menjadi pertanyaan warga. Awalnya, program tersebut direncanakan menjangkau Dusun III. Bahkan, warga di wilayah itu telah membayar denda P2TL sebagai bagian dari proses menuju penyambungan listrik.
Namun dalam pelaksanaannya, jaringan justru dipasang di Dusun II yang dihuni 41 kepala keluarga (KK). Sementara Dusun III dengan sekitar 185 KK belum tersentuh jaringan.
Perubahan tersebut mendorong belasan warga bersama LPHD Tanjung Kemenyan mendatangi UPT KPHP Bengkulu Utara, Selasa (11/8/2026), untuk meminta kejelasan sekaligus kepastian kelanjutan jaringan listrik ke Dusun III.
Dalam audiensi yang melibatkan pemerintah desa, LPHD, PLN ULP Arga Makmur dan UPT KPHP Bengkulu Utara, terungkap kendala utama berada pada jalur menuju Dusun III. Jaringan harus melewati kawasan HPT sepanjang sekitar tiga kilometer, sehingga membutuhkan dasar kerja sama dengan pihak yang mengelola kawasan tersebut.
Kepala Desa Tanjung Kemenyan, Rugiono, mengatakan jalur tersebut masuk dalam kawasan yang dikelola LPHD. Karena itu, pembangunan dapat dilanjutkan melalui kerja sama LPHD dan PLN.
“Lahan HPT yang akan dilalui masuk dalam pengelolaan LPHD. Jadi pembangunan jaringan bisa dilakukan melalui perjanjian kerja sama antara PLN dan LPHD,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, pemerintah desa, LPHD dan PLN ULP Arga Makmur akan menemui PLN Provinsi Bengkulu pada Kamis (13/8/2026) untuk membahas mekanisme serta perjanjian kerja sama.
Ketua LPHD Tanjung Kemenyan, Nuryanto, memastikan pihaknya mendukung agar jaringan segera masuk ke Dusun III.
“LPHD mendukung agar listrik masuk ke Dusun III. Karena jalurnya berada di kawasan yang kami kelola, kerja sama dengan PLN akan kami bahas lebih lanjut,” katanya.
Manager PLN ULP Arga Makmur, Ferry Adrianta Ferdani, menegaskan PLN siap melaksanakan pembangunan Lisdes. Namun, jaringan yang melintasi kawasan hutan tetap membutuhkan dasar kerja sama.
“Pada prinsipnya PLN siap. Untuk jalur yang melintasi kawasan hutan, kami masih menunggu perjanjian kerja sama,” ujar Ferry.
Dalam program Lisdes 2026, PLN menyiapkan sekitar 140 tiang dengan total jaringan tujuh kilometer, termasuk jaringan tegangan menengah 20 kV, gardu trafo dan meter distribusi.
Kini, penyelesaian kerja sama LPHD dan PLN menjadi kunci. Warga berharap pembangunan tidak berhenti di Dusun II, tetapi diteruskan hingga menjangkau 185 KK di Dusun III, sebagaimana rencana awal program tersebut.
Editor : Andika Janero L Tobing
Artikel Terkait
