get app
inews
Aa Text
Read Next : Sebanyak 26 Saksi Telah Diperiksa, Kasus PDAM Tirta Ratu Samban Terus Bergulir di Tangan Jaksa

Terkait Program Dapur 3 T, Yayasan Kalimosodo di Bengkulu Utara Dipolisikan Kontraktor

Senin, 24 Agustus 2026 | 12:45 WIB
header img
Bangunan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini menjadi sorotan setelah sejumlah kontraktor mengaku belum menerima pembayaran pekerjaan. (Foto:BENGKULU UTARA,iNewsBengkuluUtara.id/Nero Tobing)

BENGKULU UTARA,iNewsBengkuluUtara.id - Sejumlah kontraktor pembangunan dapur MBG pada Program 3 T  di Bengkulu Utara akan menempuh jalur hukum,  Sabtu (24/8/2026).

Hal ini dilakukan lantaran pihak yayasan mangkir dari pembayaran proyek yang telah di mulai sejak akhir tahun lalu.

"Kami akan tempuh jalur hukum, hingga saat ini belum ada kejelasan pembayaran. Bukan saya saja, mitra kami yang telah pemasangan CCTV dan pengisian alat elektronik juga akan melakukan hal serupa," kata Edwar, warga Kota Arga Makmur.

Dijelaskannya, dengan kesepakatan awal, pihak Yayasan Kalimosodo akan membayar saat semua pekerjaan selesai.

Namun hingga saat ini, tak ada kejelasan dari pihak Yayasan.  Alih-alih bertemu, komunikasi terputus, pihak yayasan tak membalas seluler kontraktor.

"Saya membangun tiga dapur, dengan kesepakatan 400 juta per satu unit dapur. Kewajiban telah saya tunaikan, kami akan kejar hak kami 1,2 milyar," tegasnya.

Hal senada diungkapkan Ryan Mardianto, kontraktor ini mengungkapkan, jalur hukum ini ditempuh setelah komunikasi secara persuasif tak mendapatkan titik temu.

Ryan mengaku, Pembayaran yang tak kunjung dilakukan pihak yayasan berdampak negatif pada hubungan bersama mitra-mitra yang selama ini terjalin baik.

 "Barang-barang untuk proyek dapur MBG 3 T ini kami ambil dari mitra, dengan cara hutang juga. Pihak yayasan sebelumnya menyanggupi selesai pekerjaan pembayaran tunai dilakukan. Namun hingga saat ini nihil, kami juga ditekan oleh mitra-mitra kami," kesal Ryan.

Pihaknya berharap, pihak yayasan tak mangkir dari pembayaran pekerjaan sesuai dengan awal kesepakatan.

"Jangan lari,  kami akan kejar. Dihubungi melalui seluler tak aktif dan tak membalas. Ini jalan terakhir yang kami lalukan," tegasnya.

Laporan ini resmi tercatat di kantor Kepolisian Resort Bengkulu Utara, Polda Bengkulu. Polisi akan melakukan pendalaman laporan ini. 

"Laporan terkait Yayasan dapur MBG 3 T telah kami terima, kami akan lakukan pendalaman lebih lebih lanjut," kata Kasat Reskrim Polres Bengkulu Utara, Polda Bengkulu, AKP Alvan Dellano.

Kepolisian menegaskan, petugas akan profesional dalam menanggapi setiap laporan yang masuk dari masyarakat.

Editor : Andika Janero L Tobing

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut