Reschedule Kedatangan Mendag Zulhas, Target Finishing PTM Muara Aman Tahun 2023 Bakal Molor Lagi

Debi Antoni
.
Selasa, 24 Januari 2023 | 08:00 WIB
Mahmud Siam, Kepala Dinaas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Lebong. iNewsBengkuluUtara/Debi Antoni

LEBONG, iNewsBengkuluUtara.id - Rencana kedatangan Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan (Zulhas) untuk meresmikan Pasar Tradisional Modern (PTM) eks Kios Pasar Muara Aman yang digadang-gadang Pemda Lebong pada HUT Kabupaten Lebong ke-19 tahun 2022, di reschedule.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop-UKM) Kabupaten Lebong, Mahmud Siam mengakui, hingga saat ini Pemda Lebong belum menemukan jadwal yang tepat untuk mendatangkan Mendag Zulhas yang juga Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

"Memang waktu itu rencananya, pak Mendag Zulhas ini dijadwalkan untuk meresmikan PTM Muara Aman tetapi karena jadwalnya berbenturan dengan agenda beliau ke Batam, sehingga rencana peresmian PTM Muara Aman, terpaksa di reschedule," kata Mahmud.

Belum tuntasnya pelaksanaan pembangunan PTM eks Kios Pasar Muara Aman yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2018 silam, Ia menegaskan jika Dinas Perindagkop-UKM Lebong baru bisa bekerja setelah pembangunan tersebut selesai 100 persen dilaksanakan oleh rekanan Dinas PUPR-Hub Kabupaten Lebong.

"Karena mereka Dinas PUPR-Hub yang lebih memahami pekerjaan teknis yang harus dilakukan. Agar bangunan PTM Muara Aman ini layak fungsi, aman dan nyaman bagi masyarakat," kata mantan Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Arsip Daerah (DPPKAD) Kabupaten Lebong ini.

Mahmud menegaskan jika pihaknya tidak bisa memaksakan kehendak untuk buru-buru memfungsikan bangunan PTM Muara Aman yang belum tuntas dilaksanakan itu.

Hal ini untuk menghindari dampak yang tidak baik bagi Dinas PUPR-Hub Lebong, Dinas Perindagkop-UKM Lebong, pedagang eks kios Pasar Muara Aman serta masyarakat di Kabupaten Lebong.

"Kita utamakan bekerja di atas aturan berlaku, sehingga aman untuk semuanya. Dalam arti, pembangunan ini harus selesai 100 persen dulu, baru difungsikan," tegasnya.

Follow Berita iNews Bengkuluutara di Google News

Halaman : 1 2
Bagikan Artikel Ini