Drama OTT KPK di Rejang Lebong Sempat Hilang Jejak, KPK Ringkus Kadis PUPR Saat Buka Bersama
JAKARTA, iNewsBengkuluUtara.iNews.id - Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membeberkan kronologi di balik operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari. Aksi senyap tim penyidik tersebut dimulai sejak 9 Maret 2026 dengan melakukan pembuntutan terhadap sejumlah pihak yang terindikasi terlibat dalam kasus dugaan korupsi tersebut.
Dalam pengintaian tersebut, tim KPK memantau pergerakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP), Hary Eko Purnomo. Menariknya, Hary kedapatan tengah berboncengan sepeda motor dengan seorang ASN di dinas yang sama bernama Santri Ghozali sesaat sebelum penyergapan dilakukan.
Kedua orang tersebut dipantau pergerakannya lantaran diduga membawa ransel berisi uang terkait suap proyek. Beberapa orang kemudian ditangkap saat buka bersama.
"Pihak-pihak ini kemudian sempat masuk di beberapa jalan kecil atau gang dan tim juga sempat kehilangan jejak, ya. Namun kemudian tim mendapatkan lagi di mana yang bersangkutan HEP ini berganti, ya, kemudian menggunakan mobil. Nah, ini terus diikuti oleh tim," kata Budi saat konferensi pers, Rabu (11/3/2026).
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta